BREAKING NEWS

Kamis, 10 September 2009

Perjalanan Warkop Catur Troya

Kami mungkin bukanlah yang patut berceloteh tentang sebuah perjalanan usaha. Karena yang lebih maju dari kami sangat banyak. makanya istilah-nya perjalanan. Kalo perlarian kok kesannya terlalu mengada-ada :P. Jadi catatan ini hanyalah bentuk curhatan kami saja :)

Ide Dasar
Dari sebuah pemikiran bahwasanya duit yang kita hasilkan tidak bisa kalau hanya ditumpuk, karena pasti akan habis juga lama-lama. Duit ini harus diputar! Itu saya dapat dari baca koran kok :P, Karena saya pecinta kopi di warung kopi, dan juga ide dari Hlek NedhoNerimo, sang pecatur handal dengan jurus ngaduk kopinya. Dia ingin mengembankan catur agar bisa maju. Maka disepakati mendirikan sebuah Warung Kopi Catur. Nama Troya ter-acu dari bentuk "Knight" atau kuda catur. Dan Legenda Troya sendiri yang termashur itu menjadikan nama ini lebih mantab.








Kenapa Warkop? Lha Kok bukan Kafe/cafe?
 Karena istilah Warung Kopi atau Warkop adalah budaya lokal yang punya nilai eksotika dan sensasional tersendiri. Lagipula ternyata Cafe (dari sebutan Rumah tempat ngopi) juga konsepnya sama saja dengan Warkop. Menurut sejarah mereka hadir sebagai tempat sajian yang tidak formal. Dan berdiri di teras-teras yang ada di trotoran jalan.

Kenapa Catur? Kok bukan Sekak?
Di Surabaya istilah 'Catur' biasanya lebih dikenal dengan 'Sekak'. Sebenarnya lucu ya kalo pake Sekak. Warkop Sekak Troya, ahahaha... Tapi ya sudah lah, Catur saja :P

Warung Kopi
 Warkop (istilah untuk Cafe di Indonesia) dari masa ke masa kebanyakan mempunyai bentuk seperti digambar sebelah. Oke-lah kalau tetap ada yang masih dengan bentuk tradisionalnya, agar sensasinya terjaga dari jaman ke jaman. Tapi paling tidak ada konsep-konsep lain untuk pengembangannya. Kan bisa ada pilihan alternatif untuk Warkop-warkop ini. Sebagai orang Indonesia, kami ingin Warkop bisa menjadi keren dan terkenal sampe ujung dunia. Wong Cafe saja bisa kok. Ya, ga... ya,ga?... Eh ati-ati istlah "Warkop" di curi bangsa lain lagi hihihi...

Pasar
Harga di Warkop secara general, tentu saja relatif sangat terjangkau dengan bentuknya yang tradisional, yang terkesan usaha kaum kecil.  Mungkin ini juga yang menjadi pertimbangan para pengusaha penyaji kopi, memilih kata 'Cafe'dan Dan menghadirkannya di tempat-tempat, yang katanya, kapitalis. Agar mereka bisa menaikkan omset dan mendapat keuntungan lebih. Karena istilah Cafe terdengar keren, hasil import dan bahasa Inggris pula. Pasti mengundang lapisan menengah-atas sebagai konsumen mereka. Dan lucunya lagi, konsep Cafe-nya kebanyakan sudah hilang, malah terkesan rumah makan biasa. Padahal Cafe dari tempat asalanya, juga Warkop seperti disini.








Menurut kami sih, itu masalah bagaimana kreatif-kreatif kita saja untuk mengatasi masalah itu, tidak harus cuma mengekor! Ya, saya tahu kalau ada Warkop juga di tempat-tempat yang katanya bergengsi itu, meski gak banyak. Salut buat mereka yang berani menghadirkan Warkop disitu. Tapi intinya saya pengen istilah Cafe di Indonesia harus diganti dengan Warkop! heheh...

O ya, Harga di Warkop Catur Troya tidak beda dengan Warkop lain lho. Lihat saja menunya. Murah meriah tanjung perak dweh! wwkwkwk...








Modal
Hm, modal dari mana ya kira-kira untuk membangun usaha ini. Wah kebetulan Mudha Asmara dapat proyek film lumayan besar. saat itu kami juga ada dalam tim nya. ya sudah, dia kami minta dia membantu merealisasikan ini. Asiiikk, Dia ternyata bersedia. Dan Dia juga merangkul beberapa teman yang ada dalam tim film ini untuk ikut bekerjasama.

Konsep
Kami yang akhirnya, berbanyak orang dalam patungan usaha ini, sebelumnya ngobral-ngobrol buat menentukan konsep yang kira-kira pas untuk kebutuhan di jaman ini. Berhubung kami terdiri dari anak-anak muda :P, jadi ya ga jauh sama kegiatan kami juga. Yang rata-rata pada suka berkomunitas kreatif.

Lokasi
Lokasi yang kami mau saat itu beragam. Namun intinya kami ingin punya tempat bangunan model jaman Belanda. Eh ternyata bangunan klasik itu mahal ya, yah cari-cari lagi yang sekiranya cocok sesuai modal pas-pasan hehe... Dan secara tidak sengaja, ketika cangkruk di Warkop daerah Margorejo. Ada teman yang punya studio musik Ilegal menawarkan kami untuk bekerjasama. Mereka ada halaman di Studio yang sekiranya cukup untuk membangun Warkop. Begini-begitu, dan sebagainya, Yak Sip! Akhirnya Warkop dibangun pada 15 Maret 2009, di Jalan Bendul Merisi Selatan Airdas no 38.









Acara pertama
Beberapa meja catur telah di tata, dan kebutuhan-kebutuhan properti lain telah ter-set. Juga terseret-seret pula proses perkembangan ini hehe... kami tetap bersemangat demi kelancaran pelestarian Warkop, kreatif, dan per-wiraswasta-an. Sampai 6 bulan terakhir tulisan ini di unggah. Kami sudah membuat satu event kecil pada bulan ke 4, pada 25 Juli 2009. Yaitu Pemutaran film-film terbaik LA Indie Movie I dan II. 1000 Shura dari Asaku Production dan Anak Porong dari Jancuk Pictures. Yang kebetulan semuanya diraih oleh teman-teman komunitas film Surabaya. Juga 2 film indie garapan Tosan P (Kimeru) dan Mudha Asmara (Bung kring). well, Lumayan juga untuk seusia Warkop modal nge-pres seperti ini, kan hahaha...








MN Fathurrahman
Selama progres kami juga masih mencari-cari bagaimana Catur di Warkop kami ini berkembang. Dari pencarian papan catur yang standart sampai kegiatan sosialisasi mengunjungi Warkop-warkop Catur yang ada di Surabaya. Untuk mencari masukan ide dan getok tular. Sampai pada saatnya kami kenal dengan Bapak Fathurrahman MN (Master Nasional). Dari obrolan-obrolan kami, Beliau bersedia bekerjasama demi membangun citra Warkop dan Catur bersama Troya.

Ini sebuah hal yang menyenangkan, tentu saja. Namun bagaimanapun, kami belum lah menjadi apa-apa. Troya harus terus berusaha maju dan lebih maju lagi. Semua ini bukan semata-mata hanya untuk kepentingan bisnis. Tapi lebih penting dari itu adalah untuk perkembangan semua sisi Kreatif dan prestasi Tanah Air tercinta ini.


Warkop Catur Troya masih belum 1 tahun. Dan 1 tahun pun rasanya belum lah menjadi apa-apa. Kami akan terus berusaha dari tahun ke tahun untuk memperbaiki perkembangan usaha kecil kami ini demi kelestarian sebuah produk budaya dan pe-Caturan bangsa.
Mari Semangat!!!

Warkop Catur Troya
"Yok, santai...dengan ngopi & nyatur"

Share this:

Love Never Die mengatakan...

maju terus generasi troya.....gen una sumus.............tony (percakeb)

Warkop Catur Troya mengatakan...

Makasih Bung :) sama2 sukses yahhh :D

 
Back To Top
Copyright © 2014 Warkop Troya. Designed by OddThemes