
Sluurrppp.. ahh...!
Seandainya segelas kopi hitam, yang menghanyutkan cengkrama ke segala penjuru arah. Penting tidak penting semata-mata untuk melupakan penat rutinitas dan menjalin keakraban, silaturahmi, keguyuban sebagai budaya sosial masyarakat Indonesia.
Disamping itu, hanya jika perlu tahu saja, bahwa budaya nongkrong di warung kopi adalah budaya asli Indonesia sejak jaman gula belum manis. kenapa saya kasih tahu? Karena beberapa buku menulis bahwa budaya nongkrong ngopi yang berkembang disini itu adalah dari barat. BlackShit! Omong kosong!
Meski obrolan di Warkop terkesan Blackrak-an, sebenarnya banyak ide-ide kreatif muncul dari sana. Pasti semua tahu kalau imajinasi itu lebih dari ilmu pasti. Pernah saya dengar dari orang Finland, bahwa ide-ide kreatif orang Indonesia sering menguap di Warung Kopi. Artinya bahwa obrolan kreatif ini dicuri dengar oleh orang, lalu dipakai. Tapi justru dari sini menandakan bahwa imajinasi kita begitu banyaknya sampai tak muat dan tumpah-tumpah. Sekarang ide yang Blackrak-an itu menjadi bahan penulisan artikel Black Blog ini
Baiklah, saya mulai dari Black Coffee yang menjadi judul awal peulisan Blackrak-an ini.

Kamus Plesetan
Blackrak-an = Belakrak-an / Keluyuran / Kelayaban
BlackShit = Bullshit
Blackrak-an = Belakrak-an / Keluyuran / Kelayaban
BlackShit = Bullshit
Warkop Catur Troya
"Yok, santai... dengan ngopi dan nyatur"
Posting Komentar